ARIF RH

Change Your Vibration, Change Your Life

MISTERI PERADABAN ; MANUSIA TERDAHULU TERNYATA JAUH LEBIH CANGGIH – Bagian 4

Penemuan reaktor nuklir berusia 2 milyar tahun itu juga membuat ilmuwan mau tak mau harus mempelajari dengan serius kemungkinan eksistensi peradaban prasejarah itu, dengan kata lain bahwa reaktor nuklir ini merupakan produk masa peradaban umat manusia. Seperti diketahui, penguasaan teknologi atom oleh umat manusia baru dilakukan dalam kurun waktu beberapa puluh tahun saja, dengan adanya penemuan ini sekaligus menerangkan bahwa pada dua miliar tahun yang lampau sudah ada sebuah teknologi yang peradabannya melebihi kita sekarang ini, serta mengerti betul akan cara penggunaannya.

 .

Semua temuan arkeologis ini sesuai dengan catatan sejarah yang turun-temurun. Kita bisa mengetahui bahwa manusia juga pernah mengembangkan peradaban tinggi di India pada 5.000 tahun silam, bahkan mengetahui cara menggunakan reaktor nuklir, namun oleh karena memperebutkan kekuasaan dan kekayaan serta menggunakan dengan sewenang-wenang, sehingga mereka mengalami kehancuran.

 .

Reaktor-Nuklir

.

Singkatnya segala uraian di atas berusaha memberikan informasi bahwa umat manusia pernah sangat maju dalam peradaban. Bahkan jauh sebelum 4000 SM manusia pernah memasuki abad antariksa dan teknologi nuklir. Akan tetapi zaman keemasan tersebut berakhir akibat PERANG NUKLIR YANG DAHSYAT hingga pada masa sesudahnya, manusia sempat kembali ke zaman primitif. Masa primitif ini berakhir dengan munculnya peradaban Sumeria sekitar 4000 SM atau 6000 tahun yang lalu. Nah kisah Adam dan Hawa ini sebenarnya pada peradaban Sumeria ini.

Wow? Mungkin ada di antara anda ada yang gusar mendengar ada tulisan pernah ada perang nuklir sebelum Adam dan Hawa.  Bagi anda yang memegang doktrin tanpa merecheck secara detail antara kitab suci dan sejarah pasti gusar dengan statement saya ini. Tapi itulah kenyataannya. Ini yang diceritakan pak Agung Webe dalam note. Kisah Mahabharata itu bukan sekedar mitos dan cerita pengantar tidur. Kisah itu adalah fakta sejarah tentang PERANG NUKLIR yang dikemas dengan banyak metafora. Tentang kisah mahabharata dan perang nuklir ini saya akan copas lagi di sini tulisan-tulisan yang saya dapatkan dari hasil googling.

 .

Dalam suatu cuplikan cerita dalam Epos Mahabarata dikisahkan bahwa Arjuna dengan gagah berani duduk dalam Weimana (sebuah benda mirip pesawat terbang) dan mendarat di tengah air, lalu meluncurkan Gendewa, semacam senjata yang mirip rudal atau roket yang dapat menimbulkan sekaligus melepaskan nyala api yang gencar di atas wilayah musuh, lalu dalam sekejap bumi bergetar hebat, asap tebal membumbung tinggi diatas cakrawala,dalam detik itu juga akibat kekuatan ledakan yang ditimbulkan dengan segera menghancurkan dan menghanguskan semua apa saja yang ada disitu.

 .

ledakan

.

Sebenarnya senjata semacam apakah yang dilepaskan Arjuna dengan Weimana-nya itu? Dari hasil riset dan penelitian yang dilakukan ditepian sungai Gangga di India, para arkeolog menemukan banyak sekali sisa-sisa puing-puing yang telah menjadi batu hangus di atas hulu sungai. Batu yang besar-besar pada reruntuhan ini dilekatkan jadi satu, permukaannya menonjol dan cekung tidak merata. Jika ingin melebur bebatuan tersebut, dibutuhkan suhu paling rendah 1.800 C. Bara api yang biasa tidak mampu mencapai suhu seperti ini, hanya pada ledakan nuklir baru bisa mencapai suhu yang demikian.

 .

Di dalam hutan primitif di pedalaman India, orang-orang juga menemukan lebih banyak reruntuhan batu hangus. Tembok kota yang runtuh dikristalisasi, licin seperti kaca, lapisan luar perabot rumah tangga yang terbuat dari batuan di dalam bangunan juga telah dikacalisasi. Selain di India, Babilon kuno, gurun sahara, dan guru Gobi di Mongolia juga telah ditemukan reruntuhan perang nuklir prasejarah. Batu kaca pada reruntuhan semuanya sama persis dengan batu kaca pada kawasan percobaan nuklir saat ini.

 .

Bersambung ke bagian 5 …

 .

 .

Salam Open Mind

ARIF RH — Keturunan Adam dan Hawa

Updated: August 4, 2014 — 11:53 am

Leave a Reply

ARIF RH © 2014 | Design by Pandu Frontier Theme